Selamat Datang di Website Resmi Desa Sampalan Klod. , Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung. Media komunikasi dan transparansi Pemerintah DesaSampalan Klod untuk seluruh masyarakat.

Artikel

Pertenunan Mujur Sari

29 Juli 2019 21:12:51  NI KOMANG ARIANI  1.044 Kali Dibaca  Berita Desa

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan Bapak Wayan Arsa Dana sebagai pemilik dari usaha tenun (Pertenunan Mujur Sari) yaitu usaha tenun ini dimulai pada tahun 1990, dimana dalam menjalankan usaha tenun tersebut dimulai dari istri dari bapak wayan yang awalnya hanya dari berjualan kecil-kecilan dan peralatan yang digunakan juga sedikit. Dari tahun ke tahun usaha ini tetap berjalan karena dari usaha tenun ini menghasilkan pendapatan yang cukup sehingga bisa berdiri sampai sekarang yaitu menjadi usaha tenun yang dikenal oleh masyarakat luas. Dalam pendirian usaha tenun ini modal awalnya yaitu dari hasil jualannya serta mendapatkan pinjaman dari pihak-pihak tertentu.

Usaha tenun ini memiliki beberapa motif yaitu motif yang dirancang oleh orang lain atau desain dari tangan sendiri. Selain itu dalam pewarnaannya dilakukan dengan teknik pewarnaan kain secara tekstil. Dimana, pewarnaan secara tekstil ini lebih menguntungkan karena bersifat cepat dan terjangkau.

Dalam memasarkan suatu produk bapak wayan dibantu oleh anak-anaknya yaitu dengan memasarkannya lewat sosial media serta bapak wayan sendiri juga memasarkannya dengan ikut membuka stand di PKB dan menyalurkan kain tersebut ke pasar Klungkung dan Gianyar. Selain itu, banyak pedagang dari luar yang datang langsung ke tempat usaha tenun bapak wayan. Harga kain yang dipasarkan oleh bapak wayan ini berbeda-beda yaitu tergantung dari proses dan bahan yang digunakan. Salah satunya yaitu bahan sutra, harga yang dipasarkan bisa mencapai dari Rp400.000,00 - Rp500.000,00 per meternya. Untuk yang berbahan katun harganya lebih murah dari yang berbahan sutra yaitu dari harga Rp140.000,00 - Rp400.000,00.

Usaha tenun yang dijalankan oleh Bapak Wayan Arsa Dana ini dari tahun ke tahun sampai bisa seperti sekarang ini tentunya ada tantangan yang harus dihadapi oleh bapak wayan , tantangan yang dihadapi antara lain dari penyediaan bahan baku, perubahan ekonomi yaitu dari tahun 1998 harga kain sangat tinggi, hal ini menyebabkan tidak bisa berjalannya usaha tenun dari bapak wayan akibat dari krisis moneter tersebut. Selain itu, banyak usaha baru yang muncul yang menyebabkan adanya persaingan harga dan berpengaruh terhadap pendapatan.

-KKN UNDIKSHA 2019

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

 Pengaduan Online

 Peta Desa

 Statistik

 Sinergi Program

Prodeskel Pajak Online

 Pemerintah Desa

 Media Sosial

 Arsip Artikel

30 September 2025 | 167 Kali
PECARUAN KAPAT
25 September 2025 | 175 Kali
KEGIATAN PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK (PSN)
25 September 2025 | 166 Kali
KEGIATAN PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK (PSN)
26 Juni 2025 | 342 Kali
KEGIATAN PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK (PSN)
25 Juni 2025 | 266 Kali
BIMBINGAN TEKNIS WEB DESA TAHUN 2025
05 Februari 2023 | 507 Kali
PENYEBAB STUNTING
03 Februari 2023 | 523 Kali
KEGIATAN KEBUGARAN JASMANI
07 Agustus 2018 | 1.755 Kali
Sejarah Desa Sampalan Klod
07 Agustus 2018 | 1.423 Kali
Profil Wilayah Desa Sampalan Klod
06 Agustus 2018 | 1.049 Kali
Badan Permusyawaratan Desa
29 Juli 2019 | 1.044 Kali
Pertenunan Mujur Sari
07 November 2014 | 1.023 Kali
Pemerintahan Desa
06 Agustus 2018 | 991 Kali
Pemerintah Desa
23 Juni 2018 | 978 Kali
Kepemimpinan Desa
29 Juli 2019 | 0 Kali
Pertenunan Mujur Sari
23 Juni 2018 | 765 Kali
Rancang Bangun dan Pengelolaan BUMDesa
27 Januari 2023 | 669 Kali
CARA MENGATASI MASALAH STUNTING PADA BALITA
10 Februari 2021 | 789 Kali
SATGAS ENFORCE
02 Juni 2018 | 834 Kali
Meninggalkan Desa Lama Memulai Desa Baru
10 Februari 2021 | 710 Kali
SURVEY BLT
26 Juni 2025 | 342 Kali
KEGIATAN PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK (PSN)

 Agenda

Belum ada agenda

 Statistik Pengunjung

  • Hari ini:33
    Kemarin:363
    Total Pengunjung:208.326
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:216.73.216.57
    Browser:Mozilla 5.0

 Komentar